BENGKULU– Suasana Tabligh Akbar penutup rangkaian Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Bengkulu berlangsung penuh keharuan dan antusiasme. Dalam kegiatan yang digelar sebagai wujud kepedulian terhadap sesama tersebut, musisi legendaris H. Rhoma Irama melelang kopiah, jas, dan sorban yang dikenakannya. Lelang amal itu disambut hangat para peserta, termasuk para pejabat daerah.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, berhasil memenangkan lelang jas Rhoma Irama dengan nilai Rp30 juta. Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, membeli sorban senilai Rp10 juta, sementara Wali Kota Bengkulu memperoleh kopiah dengan tawaran Rp5 juta. Seluruh hasil lelang diserahkan sepenuhnya untuk membantu korban bencana di berbagai daerah.
Dalam ceramahnya, Rhoma Irama mengajak masyarakat menjadikan musibah sebagai momentum muhasabah diri.
“Saat bencana datang, itu bukan hanya ujian bagi mereka yang terdampak, tetapi juga ujian bagi kita: sejauh mana kepedulian kita kepada sesama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia hanyalah titipan Allah SWT, sehingga kesabaran dan introspeksi menjadi kunci dalam menghadapi setiap cobaan. “Ketika ada saudara kita tertimpa musibah, di sanalah kesempatan kita untuk berbagi,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Helmi Hasan dalam sambutannya mengingatkan bahwa Bengkulu berada di jalur ring of fire sehingga memiliki kerawanan bencana yang tinggi.
“Selain mitigasi di bumi, kita perlu mitigasi langit melalui doa dan kepedulian untuk saudara-saudara kita,” kata Helmi.
Helmi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak tinggal diam atas musibah yang menimpa provinsi tetangga. “Esok Subuh, Insyaallah bantuan dari masyarakat Bengkulu akan diberangkatkan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kita ingin memastikan mereka tidak sendiri menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Hingga kegiatan berlangsung, donasi yang dihimpun melalui Baznas Provinsi Bengkulu telah mencapai Rp4,3 miliar, melampaui target awal sebesar Rp3 miliar. Semangat kebersamaan dan kepedulian ini diharapkan terus menguat di tengah masyarakat Bengkulu.
Editor : Hasan.













