Alaku
Alaku

Kuota Solar Bengkulu Ditambah, Distribusi Naik 344 KL per Hari

Rico Yulyana, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu.(Foto : Dok 10/7/2026)

Tambahan 1.588 KL Bio Solar subsidi diharapkan mengurai antrean panjang di SPBU. Pemprov menyebut pasokan aman, sementara lonjakan pengguna menjadi pemicu utama.

BENGKULU– Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pasokan Bio Solar subsidi kini bertambah setelah PT Pertamina (Persero) bersama BPH Migas mengalokasikan tambahan kuota sebesar 1.588 kiloliter (KL) untuk Juli 2026. Tambahan ini membuat total kuota Bio Solar Bengkulu meningkat dari 105.658 KL menjadi 107.246 KL, dengan distribusi harian naik menjadi 344 KL per hari.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, mengatakan penambahan kuota tersebut diharapkan mampu mengurai antrean panjang kendaraan yang belakangan terjadi di sejumlah SPBU.

“Alhamdulillah, Bengkulu mendapat tambahan kuota dari BPH Migas. Dengan begitu, penyaluran Bio Solar kini mencapai 344 KL per hari,” kata Rico, Jumat (10/7/2026).

Rico menegaskan antrean panjang bukan dipicu gangguan pasokan. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pertamina, distribusi Bio Solar tetap berjalan normal. Menurutnya, antrean terjadi akibat meningkatnya jumlah pengguna BBM subsidi karena selisih harga yang cukup jauh dibandingkan Dexlite, sehingga semakin banyak kendaraan, termasuk mobil pribadi, beralih menggunakan Bio Solar.

Ia menambahkan, SPBU yang berada di titik-titik strategis juga telah menerima tambahan pasokan sesuai alokasi dari BPH Migas untuk menjaga kelancaran distribusi.

Sebelumnya, antrean panjang kembali terjadi di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu, termasuk SPBU Kebun Tebeng. Truk, mobil boks, hingga kendaraan angkutan mengular sejak pagi. Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu berjam-jam, bahkan ada yang tidak kebagian karena stok Bio Solar habis sebelum giliran mereka tiba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *