BENGKULU- Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) Kota Bengkulu menyalurkan santunan zakat kepada sekitar 900 penyandang disabilitas dari keluarga kurang mampu. Penyaluran berlangsung selama tiga hari, 6–8 Oktober 2026.
Waka 4 BASNAZ Kota Bengkulu, Saiful Anwar, mengatakan bantuan menyasar penyandang disabilitas yang bersekolah di SLB, SDLB, SMPLB, maupun yang tidak bersekolah. Setiap penerima memperoleh paket sembako, beras, uang transportasi, dan kain sarung dengan nilai sekitar Rp350 ribu–Rp400 ribu.
Data penerima dihimpun melalui sekolah, kelurahan, dan kecamatan dengan memprioritaskan penyandang disabilitas dari keluarga kurang mampu. Total bantuan yang disalurkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Alhamdulillah hari ini merupakan hari perdana penyaluran untuk kelompok disabilitas se-Kota Bengkulu. Kita ingin bantuan ini menyentuh seluruh penyandang disabilitas yang memenuhi kriteria,” ujar Saiful.

Menurut Saiful, bantuan tersebut bersumber dari zakat para muzakki, terutama ASN dan petugas di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Zakat disalurkan kepada mustahik sesuai ketentuan asnaf, khususnya fakir dan miskin.
Setelah penyaluran untuk penyandang disabilitas, Basnaz Kota Bengkulu dijadwalkan menyalurkan zakat kepada sekitar 800 penerima dari kelompok duafa pada pekan depan.
Sementara itu, salah seorang penerima, Sukari, warga Panorama, mengapresiasi bantuan tersebut. Namun, ia berharap pelayanan penyaluran ke depan lebih tertata dan lokasi diperluas agar penyandang disabilitas tidak berdesakan.













