Alaku
Alaku

Revitalisasi Tertahan: INSA Desak Pelindo Serius Tangani Pengerukan Alur Pelabuhan Pulau Baai


Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u687864582/domains/nusatara.id/public_html/wp-content/themes/wpberita/template-parts/content-single.php on line 98

BENGKULU– Wakil Ketua Indonesia Shipowner Association (INSA), Edi Hariyanto, mengungkapkan keprihatinannya terhadap lambannya progres pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai oleh PT Pelindo. Hingga lebih dari sepekan sejak dimulai pada 28 Maret lalu, belum ada satu pun kapal yang berhasil keluar atau masuk ke pelabuhan. “Pengerukan dimulai sejak tanggal 28, sekarang sudah tanggal 8. Namun belum ada hasilnya,” ujar Edi dengan nada tegas.

Pengerukan alur pelabuhan Pulau Baai masih berlangsung.(foto: Dok, 8/4/2025)

Meskipun alat berat ditambah menjadi tiga unit, termasuk mesin penyedot pasir, hasil di lapangan belum memadai. Salah satu indikasinya adalah batalnya uji coba keberangkatan KM Pulau Telo ke Pulau Enggano karena dinilai belum aman secara navigasi.

“Keselamatan adalah prioritas. Kalau alur pelayaran belum layak, kapten kapal tidak akan ambil risiko,” tegas Edi.

INSA mendesak Pelindo untuk segera menurunkan kapal keruk khusus, bukan hanya mengandalkan ekskavator dari darat. Menurut Edi, keterlambatan pengerukan menandakan kurangnya keseriusan dalam menangani masalah yang telah berulang kali terjadi.

“Pelindo seharusnya sudah punya pengalaman dan strategi. Ini bukan yang pertama,” ujarnya lagi.

Pengerukan ini merupakan bagian krusial dari proyek revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai. Tanpa alur pelayaran yang aman dan memadai, pembangunan dermaga curah cair serta fasilitas lainnya menjadi tidak relevan.

Keterlambatan ini juga berdampak langsung pada masyarakat, terutama warga Pulau Enggano yang terputus distribusi logistik seperti beras, pupuk, dan bahan pokok. Perekonomian lokal, termasuk sektor pertanian, transportasi, dan tambang, ikut terdampak.(HS)