Alaku
Alaku

“Sampah Jadi Emas”, Pemkot Bengkulu Dorong Warga Menabung Lewat Bank Sampah


Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u687864582/domains/nusatara.id/public_html/wp-content/themes/wpberita/template-parts/content-single.php on line 98

BENGKULU– Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggandeng PT Pegadaian dalam meluncurkan program pengelolaan sampah berbasis ekonomi bertajuk “Sampah Jadi Emas”. Program ini bertujuan mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola sampah, sekaligus menjadikan sampah sebagai sumber tabungan berbentuk emas.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa seluruh kelurahan di wilayahnya tengah digerakkan untuk membentuk bank sampah sebagai langkah konkret mendukung program ini.

“Sekarang kami sedang menggalakkan agar seluruh kelurahan punya bank sampah. Para lurah sudah mulai bergerak menyampaikan program ini ke masyarakat. Program ini benar-benar nyata, sampah bisa jadi emas,” ujar Dedy saat menerima kunjungan Pegadaian Cabang Bengkulu di Balai Merah Putih, Rabu (25/6/2025).

Ia mencontohkan Kelurahan Lempuing, yang memiliki nasabah bank sampah dengan saldo hingga Rp5 juta, bahkan sempat mencapai Rp9 juta. Hal ini menunjukkan bahwa sampah, jika dikelola dengan baik, memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Tak hanya itu, Pemkot juga memberikan dukungan penuh terhadap program Pegadaian yang menawarkan bantuan modal usaha tanpa agunan bagi pelaku UMKM, dengan pinjaman hingga Rp10 juta.

“Pemkot siap mensupport program Pegadaian, termasuk bantuan modal tanpa agunan bagi UMKM. Asalkan usahanya sehat dan cash flow-nya baik, Insya Allah akan dibantu,” tegas Dedy.

Sementara itu, Direktur Bisnis PT Pegadaian, Rusdi, menyampaikan bahwa pihaknya siap menampung sampah masyarakat untuk dikonversi langsung menjadi emas. Bersama Kepala Pegadaian Cabang Bengkulu, Ibnu Budi Triharto, Rusdi menekankan pentingnya inovasi ekonomi hijau melalui program ini.

“Ketika masyarakat menjual sampah, nilainya bisa langsung dikonversikan menjadi emas. Ini bentuk inovasi ekonomi hijau yang terus kami dorong,” ujar Rusdi.

Program “Sampah Jadi Emas” diharapkan tak hanya menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan serta kesejahteraan masyarakat Bengkulu.

Pewarta & Editor: Hasan