REJANG LEBONG– Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari, menyesalkan sikap tidak pantas Kepala Desa Sumber Urip yang mengirim pesan berisi kata-kata tidak wajar kepada seorang wartawan yang sedang bertugas. Ia menegaskan bahwa sebagai pejabat publik, kepala desa seharusnya menunjukkan sikap bijak, terlebih desanya dikenal sebagai kawasan wisata. “Mereka bertugas dengan niat baik. Harusnya disambut, bukan malah direspons dengan kata yang tidak pantas,” ujar Fikri melalui pesan WhatsApp kepada wartawan nusantara.com.
Fikri juga mengimbau agar seluruh kegiatan positif desa dipublikasikan ke media demi kemajuan Kabupaten Rejang Lebong. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan insan pers.
Senada dengan itu, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Selupu Rejang, Maman Casmadi, turut menyayangkan tindakan Kades Sumber Urip. Ia menekankan pentingnya sikap terbuka kepada siapa pun yang datang ke desa, termasuk wartawan yang berniat meliput kegiatan positif. “Jangan alergi dengan wartawan. Justru mereka membantu mengangkat nama baik desa kita,” ujar Maman, yang juga Kepala Desa Kali Padang.
Ia menambahkan, dengan semakin banyak berita positif yang dimuat, desa akan lebih dikenal bahkan hingga ke luar provinsi. Hal ini penting, terutama karena Desa Sumber Urip telah meraih penghargaan di bidang pariwisata tingkat provinsi.
Meski sempat ramai dibicarakan, Kades Sumber Urip hanya memberikan tanggapan singkat kepada wartawan, “Harus ngerti posisi saat ini hanya sekedar pergaulan,” sebuah pernyataan yang menimbulkan kesan negatif seolah wartawan hanya dihargai secara materi.
Pewarta: Ismail
Editor: Hasan













