SELUPU REJANG– Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan membangun irigasi tersier yang bertujuan untuk memperlancar aliran air dan memberikan kenyamanan bagi warga dalam mengakses kebutuhan air bersih.
Kepala Desa Kampung Baru, Rudy, menjelaskan bahwa pembangunan ini sangat vital karena sekitar 50 persen masyarakat desa bergantung pada sumber air tersebut untuk kebutuhan rumah tangga.
Pembangunan irigasi sepanjang 114 meter ini menggunakan Dana Desa sebesar Rp73.200.000. Irigasi ini dibangun tanpa lantai, hanya menggunakan dinding, karena terdapat mata air yang keluar setiap tiga meter. Di bagian lantai dipasang pipa yang langsung mengalirkan air ke bak penampungan utama. Air dari bak ini kemudian digunakan untuk keperluan minum, mandi, mencuci, dan kegiatan rumah tangga lainnya.
Rudy, menegaskan bahwa dalam proses pembangunan, tidak melibatkan pihak ketiga atau rekanan luar. Semua pekerjaan dilakukan oleh masyarakat desa sendiri untuk memberdayakan warga secara langsung. “Semua tenaga kerja dilakukan oleh masyarakat desa setempat,” ujar, Rudy.
Salah satu warga Dusun Baru, Ibu Tutik, mengaku sangat terbantu dengan adanya irigasi baru ini. “Dulu kami harus berjalan jauh melintasi sawah untuk mendapatkan air bersih. Sekarang air sudah tersedia di bak penampungan di pinggir desa, jadi tidak perlu repot lagi,” tuturnya.
Saat disinggung mengenai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Rudy menjelaskan bahwa sebelumnya BUMDes sempat tidak aktif. Namun kini, pihak desa telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bulog untuk kerja sama pengadaan sembako. Tahun depan, BUMDes direncanakan akan aktif kembali dengan menghadirkan semacam toko serba ada seperti Alfamart, namun dengan harga lebih terjangkau karena mengikuti standar harga Bulog.
“Kami mengimbau masyarakat agar berbelanja di BUMDes desa sendiri agar perputaran uang tetap berada di desa kita,” ujar Rudy.
Pewarta : Ismail. Editor: Hasan













