Alaku
Alaku

Drama Penangkapan Perampok Bersenjata di Kepahiang, Satu Pelaku Lompat dari Lantai Tiga

nusatara, Kepahiang- Aksi perampokan di Desa Bumi Sari, Kecamatan Ujan Mas, Kepahiang, berakhir dramatis setelah jajaran Satreskrim Polres Kepahiang menyergap pelaku. Salah satu perampok mencoba kabur dengan melompat dari jendela lantai tiga. Upaya nekat ini mengakibatkan luka parah di bagian kepala, hingga pelaku mengeluarkan banyak darah. Namun, berkat kesigapan aparat kepolisian, ketiga pelaku akhirnya berhasil diringkus.

Kapolres Kepahiang, AKBP Eko Munarianto, SIK, melalui Kapolsek Ujan Mas, Iptu Dody Hariyala,SH, mengungkapkan bahwa ketiga pelaku kini telah diamankan dan kasusnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Kepahiang untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Ketiganya sudah kami amankan dan saat ini perkara tersebut sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Kepahiang,” ujar Kapolsek.

Strategi Perampokan Terorganisir

Dalam aksinya, ketiga pelaku memiliki peran yang berbeda. Salah satu pelaku yang membawa senjata api bertindak sebagai eksekutor utama dengan masuk ke dalam toko. Sementara dua pelaku lainnya berjaga di mobil dan sekitar lokasi untuk memantau situasi.

Dari aksinya, mereka berhasil mendapatkan uang tunai senilai Rp 1,5 juta yang diambil dari dalam lemari korban.

Karyawan Toko Jadi Korban Luka-Luka.

Foto: Barang bukti yang berhasil diamankan polisi dari 3 pelaku perampokan saat beraksi.(24/12).

Aksi brutal ini menyebabkan Dio, seorang karyawan Toko Manisan milik Tri Handayani, mengalami luka-luka akibat terinjak pecahan kaca. Dio segera dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Tri Handayani, pemilik toko, menceritakan perampok sempat mengacak-acak kamar dan memecahkan kaca lemari untuk mencari barang berharga. “Karyawan saya, Dio, mengalami luka di bagian kaki karena menginjak pecahan kaca,” ungkap Tri, warga Desa Meranti Jaya.

Identitas Pelaku Terungkap

Hingga Selasa, 24 Desember 2024, ketiga pelaku berhasil diamankan oleh jajaran Polsek Ujan Mas, Polres Kepahiang. Adapun identitas 3 pelaku adalah: LE (35), seorang petani, IW (24), seorang tukang ojek dan, EF (46), seorang sopir travel. Ketiganya berasal dari Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setempat, mengingat para pelaku menggunakan senjata api dalam aksinya. Berkat tindakan cepat polisi, perampok bersenjata tersebut kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.(Uj).