BANDAR LAMPUNG – Komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung Asta Cita Presiden RI kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Panen Raya Serentak Nasional yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektoral dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis pembinaan warga binaan.
Pelaksanaan panen raya yang diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut dihadiri Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi (Dirkeswat) Adhayani Lubis, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Lampung Jalu Yuswa Panjang, Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung Ike Rahmawati, serta seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Lampung.
Dukungan juga datang dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan mitra kerja, di antaranya Kepala BNNP Lampung, Kapolsek Kedaton, Danramil 0410/KBL, perwakilan Polresta Bandar Lampung, serta para pemangku kepentingan yang selama ini terlibat aktif dalam program pembinaan kemandirian warga binaan.
Secara nasional, kegiatan Panen Raya Serentak dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon dan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Dalam laporannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menyampaikan bahwa hasil panen meliputi sektor pertanian dan perkebunan berupa padi, jagung, dan hortikultura sebanyak 99 ton, sektor peternakan 4 ton, serta sektor perikanan mencapai 19 ton.
Mashudi menjelaskan, capaian tersebut melibatkan 12.146 warga binaan yang tergabung dalam program ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan seluas 4 juta meter persegi. Hasil panen tersebut direncanakan akan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana alam sebagai bentuk kepedulian sosial.













