Sementara itu, Menteri Agus Andrianto menegaskan bahwa Pemasyarakatan memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya kedaulatan pangan. Menurutnya, optimalisasi lahan tidak produktif menjadi langkah konkret untuk meningkatkan nilai ekonomi dan manfaat sosial.
“Ketahanan pangan berawal dari keluarga. Kita manfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif, melibatkan warga binaan, serta bersinergi dengan pengusaha lokal. Inilah kontribusi nyata Pemasyarakatan dalam mendukung kedaulatan pangan Indonesia,” tegasnya.
Kehadiran Forkopimda dan para mitra kerja dalam kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi lintas sektor, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendukung program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Kelas I Bandar Lampung.(L)
Editor: Hasan













