BENGKULU- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si, menyatakan pengumpulan zakat pada 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding 2025.
“Terjadi kenaikan baik pada zakat beras maupun uang. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat terus meningkat,” ujarnya.
Data mencatat, zakat beras naik dari 2.244.731 kilogram pada 2025 menjadi 2.314.967 kilogram pada 2026 atau bertambah 110.236 kilogram (sekitar 5 persen). Sementara zakat uang meningkat dari Rp26,47 miliar menjadi Rp27,79 miliar, naik Rp1,32 miliar.
Menurut Saefudin, capaian ini tidak lepas dari optimalisasi penghimpunan yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) hingga tingkat kabupaten/kota.
Wakil Gubernur Bengkulu,Ir.H.Mian turut mengapresiasi peningkatan tersebut. Ia menilai tren positif ini mencerminkan tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat.
“Ini menjadi indikator kuat bahwa solidaritas sosial masyarakat Bengkulu terus menguat. Kami berharap tidak hanya saat Ramadan dan Idulfitri, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemenag, Baznas, dan seluruh elemen masyarakat atas kontribusi dalam meningkatkan capaian zakat, khususnya zakat fitrah.













