NAGEKEO — Di tengah sulitnya akses akibat bencana gempa bumi 7,7 SR, semangat untuk hadir dan membantu masyarakat tidak menyurutkan langkah Polri. Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., bersama Tim Gabungan Satgas, menyalurkan bantuan dari Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. kepada warga terdampak gempa di Desa Wajomara dan Kampung Natakupe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo.
Perjalanan menuju kedua wilayah tersebut bukanlah hal yang mudah. Kondisi geografis yang berada di kawasan lembah serta akses jalan yang dipenuhi longsoran baru pascagempa menjadi tantangan tersendiri bagi rombongan.
Khusus untuk mencapai Kampung Natakupe, perjuangan bahkan harus dilanjutkan dengan menyeberangi sungai yang cukup luas karena belum terdapat jembatan penghubung. Tim harus turun langsung ke sungai dan rela berbasah-basahan demi memastikan bantuan dapat tiba dan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi Kapolres Nagekeo dan Tim Gabungan Satgas. Langkah demi langkah ditempuh dengan satu tujuan: memastikan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau tetap merasakan kehadiran negara di tengah bencana.
Bantuan dari Kapolda NTT tersebut kemudian diserahkan secara langsung kepada warga terdampak gempa. Wajah haru dan penuh syukur tampak dari masyarakat yang menerima bantuan.
Bagi warga, kehadiran Kapolres Nagekeo bersama personel Polri bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi bencana.













