Alaku
Alaku

Kajati Bengkulu Tabur Bunga, Pesan Penegakan Hukum Menggema

Kepala Kejati Bengkulu Anton Delianto, S.H., M.H., Didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bengkulu, Ny. Hayudeni Anton menabur bunga di taman makam.pahlawan Balai Buntar Bengkulu. ( Foto : Ist 1/9/2026)

BENGKULU- Bukan sekadar seremoni. Di tengah sorotan tajam terhadap penegakan hukum, Kejaksaan Tinggi Bengkulu menggelar upacara dan ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Balai Buntar, Kota Bengkulu, Selasa (1/9/2026).

Kepala Kejati Bengkulu Anton Delianto, S.H., M.H., turun langsung memimpin upacara dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bengkulu, Ny. Hayudeni Anton, Kajati bersama jajaran menyampaikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban untuk bangsa dan negara.

Tabur bunga menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat keras bagi seluruh insan Adhyaksa. Nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian para pahlawan harus menjadi fondasi dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Para asisten, koordinator, kepala seksi, jaksa fungsional, staf Kejati Bengkulu hingga jajaran Kejaksaan Negeri Bengkulu hadir dalam kegiatan tersebut. Kekompakan keluarga besar Adhyaksa ditunjukkan dalam momentum peringatan hari lahir institusi penegak hukum tersebut.

Kejati Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik. Penegakan hukum harus dijalankan secara profesional, bertanggung jawab, berintegritas, dan humanis.

Pesan dari TMP Balai Buntar pun jelas: perjuangan para pahlawan tidak boleh berhenti sebagai sejarah. Semangat pengorbanan dan integritas harus diterjemahkan menjadi kerja nyata dalam penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *