Alaku
Alaku

Dinas PMD Rejang Lebong Himbau Pengaktifan Kembali BUMDes Mati Suri untuk Dongkrak Ekonomi Desa

REJANG LEBONG– Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Rejang Lebong menghimbau agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang tidak aktif atau mati suri segera diaktifkan kembali. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas PMD Rejang Lebong, Suradi, pada Jumat (25/4/2025), menyampaikan bahwa BUMDes dapat menjadi solusi strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan desa. Ia mengungkapkan, dari 122 desa yang ada, hanya 71 desa yang BUMDes-nya masih aktif, sementara sisanya dalam kondisi tidak beroperasi. Kondisi ini dinilai sangat disayangkan, mengingat potensi besar yang dimiliki desa-desa di Rejang Lebong.

“Apalagi saat ini pemerintah telah mengeluarkan regulasi yang mendorong pemerintah desa bekerja sama dengan BUMDes untuk mengelola 20% dana ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD). Ini merupakan peluang besar yang seharusnya dimanfaatkan dengan baik,” ujar Suradi.

Menurutnya, beberapa faktor penyebab BUMDes terbengkalai antara lain adalah kurangnya pengelolaan yang baik, minimnya sumber daya manusia yang kompeten, serta lemahnya dukungan dari pemerintah desa. Untuk itu, ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengelola BUMDes melalui pelatihan dan pendidikan, serta perlunya pengelolaan BUMDes secara profesional dan efisien.

Suradi juga meminta dukungan dari rekan-rekan media untuk turut memantau kegiatan BUMDes serta kegiatan pembangunan lainnya di desa. “Dengan pengelolaan yang lebih baik, kami optimis BUMDes dapat kembali berkontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya.

Pewarta: Ismail 

Editor: Hasan