REJANG LEBONG– Patut diapresiasi langkah inovatif yang diambil oleh Pemerintah Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong. Dibawah kepemimpinan Kepala Desa Jemingan, yang merupakan mantan anggota Satpol PP, desa ini menunjukkan kemajuan pesat dalam sektor infrastruktur dan pelayanan masyarakat.
Baru-baru ini, Desa Teladan kembali membuat gebrakan dengan merencanakan pembelian satu unit mobil ambulans. Langkah ini ditempuh sebagai solusi agar masyarakat tidak lagi tergantung sepenuhnya pada ambulans milik rumah sakit atau puskesmas yang kerap kali sedang digunakan pasien lain saat dibutuhkan.
Proses pengambilan keputusan dilakukan secara demokratis melalui musyawarah desa. Kepala Desa Jemingan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Surya, yang juga berdomisili di desa tersebut. Hadir pula para perangkat desa dan tokoh masyarakat, untuk memastikan semua langkah tetap sesuai aturan desa dan kabupaten.
Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kades Jemingan membenarkan bahwa penggalangan dana sudah berjalan selama seminggu secara sukarela. “Kami door to door ke rumah warga. Siapa pun yang bisa menyumbang, kami terima, walau hanya seribu rupiah. Bagi yang tidak mampu, kami cukup mohon doanya saja,” ungkap Jemingan.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa proposal juga diajukan ke berbagai pihak termasuk pengusaha lokal, bupati, hingga gubernur. Salah satu pengusaha yang enggan disebut namanya bahkan siap menutup kekurangan dana jika hasil sumbangan tidak mencukupi. “Kalau terkumpul Rp100 juta, sedangkan harga mobil Rp200 juta, kekurangannya akan ditanggung beliau,” ujar Jemingan.
Ketika ditanya mengapa tidak mengandalkan ambulans dari rumah sakit atau puskesmas, Jemingan menjelaskan bahwa lokasi fasilitas kesehatan memang dekat, namun ketersediaan ambulans tidak selalu bisa diandalkan. “Kami ingin jika ada warga yang harus dirujuk ke rumah sakit besar seperti di Palembang, tidak perlu menunggu atau berebut ambulans,” tegasnya.
Segala proses telah melalui rapat resmi yang dinotulenkan, serta disaksikan oleh perangkat desa, tokoh agama, perwakilan PMD, hingga unsur DPRD. Warga pun menyambut hangat inisiatif tersebut.
Topik, salah satu warga Desa Teladan mengatakan, “Kami sangat mendukung niat baik ini. Ambulans desa sangat dibutuhkan, karena mobil dari RSUD atau puskesmas tidak selalu tersedia. Semoga niat baik ini diberi kelancaran.”
Inisiatif Kepala Desa Jemingan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat bisa menciptakan solusi nyata bagi kebutuhan warga.
Reporter: Ismail. Redaktur: Hasan.













