Alaku
Alaku
Sumsel  

Bayi 19 Hari Meninggal di RSUD Siti Fatimah, Keluarga Duga Ada Kejanggalan

PALEMBANG- Bayi pasangan Albes Wabihaqqi dan Jenni Kurnia, Sari Alenia Patrica Azzahrah, meninggal dunia pada usia 19 hari saat menjalani perawatan di RSUD Siti Fatimah, Palembang. Keluarga menduga terdapat kejanggalan dalam penanganan medis, termasuk pemasangan infus yang disebut berulang kali gagal dan kondisi tangan bayi yang lebam serta membiru.

Menurut Albes, putrinya lahir pada 23 September 2026 pukul 10.30 dalam kondisi sehat dengan berat badan normal. Beberapa hari kemudian, bayi tersebut dimasukkan ke inkubator. Albes mengaku keluarga tidak mendapat penjelasan memadai mengenai alasan tindakan itu.

Ia mengatakan pemasangan infus dilakukan lebih dari tujuh kali oleh sejumlah perawat. Setelah sekitar satu jam, infus disebut berhasil terpasang. Albes juga mengaku telah meminta petugas yang lebih berpengalaman, tetapi permintaan itu tidak mendapat respons sesuai harapan.

“Sudah lebih dari tujuh kali dicoba, perawatnya berganti-ganti. Saya meminta agar dipanggil petugas senior, tetapi tidak direspons. Tangan anak saya akhirnya lebam dan membiru,” kata Albes.

Setelah infus terpasang, bayi disebut tidak lagi bergerak dan dinyatakan meninggal pada 11 Oktober 2026 pukul 16.40. Albes juga mempertanyakan keberadaan dokter dan perawat yang menangani anaknya saat keluarga membutuhkan penjelasan.

Albes mengaku mendokumentasikan kondisi tangan bayinya yang lebam dan membiru. Namun, menurut dia, dokter bernama Yunita bersama sejumlah perawat meminta foto tersebut dihapus.

“Katanya, hapus saja, Pak, fotonya. Nanti Bapak sedih melihatnya. Saya justru mempertanyakan mengapa foto itu harus dihapus,” ujarnya.

Penulis: IsmailEditor: Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *