Alaku
Alaku

Gelombang Kurang Bersahabat Kapal Polri Tetap Sisir Laut Bersama Tim Sar Cari Korban KM Virgo Transport 8

Dalam perjalanan menuju lokasi pencarian, kondisi gelombang yang kurang bersahabat membuat KP Laksmana-7012 melakukan lego jangkar pada pukul 20.00 WITA. Setelah kondisi memungkinkan, kapal kembali mengangkat jangkar pada Senin (14/9/2026) pukul 03.00 WITA untuk melanjutkan operasi.

Pada pukul 07.54 WITA, KP Laksmana-7012 tiba di sekitar posisi terakhir KM Virgo Transport 8 sebelum tenggelam, yakni koordinat S 4°32’538” dan E 114°01’967”, sekitar 5 NM dari titik koordinat tenggelam.

Kapal kemudian melakukan penyisiran di sekitar area tersebut. Pada pukul 09.08 WITA, KP Laksmana-7012 bergerak menuju wilayah perairan Kalimantan Tengah untuk memperluas pencarian, dengan mempertimbangkan kemungkinan korban terbawa arus.

Hingga pukul 16.00 WITA, hasil pencarian KP Laksmana-7012 masih nihil. Kapal kemudian kembali dan sandar di Dermaga Banjar Raya, Banjarmasin.

DUKUNGAN DARI UDARA

Di tengah operasi pencarian di laut, Polri juga memberikan dukungan melalui helikopter Dauphin AS 365 N3 P-3103.

Dalam rangkaian operasi SAR gabungan, satu jenazah ditemukan di atas tongkang yang ditarik Tugboat TCP. Temuan tersebut merupakan hasil pencarian dalam operasi gabungan seluruh unsur dan kapal yang membantu SAR, bukan hasil pencarian Kapal Polisi.

Setelah menerima informasi mengenai temuan tersebut, helikopter Polri diberangkatkan dari Bandara Syamsuddin Noor menuju lokasi yang berjarak sekitar 80 NM dari Banjarmasin untuk mendukung proses evakuasi.

Helikopter menempuh perjalanan sekitar 45 menit menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan dengan metode hoist menggunakan Basket Life, dengan Kombes Pol. Herli sebagai Kapten Pilot.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *