Alaku
Alaku

Inovasi Gambut dan Berbagai Upaya Hentikan Bara Karhutla, Kapolda Kalsel Turun Langsung

Pada hari tersebut, Kapolda Kalsel bersama Wakapolda dan pejabat utama Polda Kalsel melakukan patroli menggunakan kendaraan trail dari Posko BPBD Tegal Arum menuju Posko Pantau Karhutla di Desa Pengayuan, Kota Banjarbaru.

Dalam patroli yang berlangsung di wilayah Tegal Arum, Desa Pengayuan, dan sekitar kawasan Bandara Syamsuddin Noor, Kapolda memantau kondisi wilayah yang terdampak karhutla, kesiapsiagaan personel dan peralatan, serta titik-titik yang berpotensi kembali terbakar. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara Polri, BPBD, pemerintah daerah, relawan, dan unsur terkait lainnya.

Saat menyisir lahan pinggir jalan di sekitar kawasan Bandara Syamsuddin Noor, rombongan menemukan titik api. Kapolda Kalsel langsung turun dari kendaraan untuk mengecek kondisi lokasi, memastikan luas area terdampak, arah penyebaran api, serta kemungkinan adanya bara yang menjalar ke dalam lapisan gambut.

Setelah memastikan adanya titik api, Kapolda memerintahkan AWC serta kendaraan Karhutla Satbrimob Polda Kalsel yang berada di Posko BPBD Tegal Arum untuk segera dikerahkan ke lokasi guna mempercepat proses pemadaman.

Perintah tersebut segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan. Pemadaman dilakukan secara terpadu oleh personel Polri bersama BPBD dan relawan. Penanganan juga diperkuat dengan dukungan water bombing menggunakan helikopter BPBD Kalsel, terutama untuk menjangkau area yang sulit diakses melalui jalur darat dan mempercepat pembasahan lahan.

Kobaran api di permukaan berhasil dikuasai. Namun, hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan masih terdapat potensi bara di bawah permukaan gambut. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena api bawah permukaan dapat bertahan dalam waktu lama, berpindah melalui lapisan gambut, dan kembali muncul ketika kondisi lahan mengering atau tertiup angin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *