Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyepakati peluncuran Program Green Village (Desa Hijau) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan ekologi nasional berbasis desa di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan dampak perubahan iklim.
BOYOLALI- Kesepakatan tersebut disampaikan Sultan saat menghadiri peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1/2026).
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPD RI, kami mengucapkan selamat Hari Desa Nasional 2026 kepada seluruh pemerintah dan masyarakat desa di Indonesia,” ujar Sultan dalam sambutannya di hadapan puluhan ribu kepala desa dari berbagai daerah.
Sultan menegaskan, DPD RI memiliki tugas dan kepentingan konstitusional dalam mengawal pelaksanaan undang-undang serta memastikan program prioritas pemerintah berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
“Desa adalah garda terdepan pembangunan nasional, terutama dalam bidang pangan dan ketahanan ekologi. Hal ini sangat penting untuk melindungi masa depan desa dari ancaman bencana alam dan dampak perubahan iklim,” katanya.
Menurut Sultan, tantangan lingkungan yang semakin kompleks menuntut pemerintah desa mengadopsi paradigma pembangunan berkelanjutan atau green mind. Konsep tersebut, lanjutnya, sejalan dengan gagasan Green Democracy yang menempatkan kelestarian lingkungan sebagai bagian integral dari tata kelola pembangunan desa.
“Negara perlu memberikan apresiasi kepada pemerintah desa yang memiliki komitmen dan konsistensi dalam menjaga kawasan hutan serta kelestarian ekosistem, baik di darat maupun di laut,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Sultan menyatakan DPD RI akan berkolaborasi dengan Kementerian Desa dan seluruh pemerintah desa dalam melaksanakan Program Green Village Nasional yang berorientasi pada penguatan ketahanan ekologi.
“Ke depan, DPD RI bersama Kementerian Desa dan seluruh pemerintah desa akan bersinergi menjalankan Program Green Village sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan ekologi nasional berbasis desa,” pungkasnya.
Diketahui, peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang diselenggarakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dihadiri puluhan ribu perwakilan pemerintah desa dari seluruh Indonesia.
Editor : Hasan













