“Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan menembak, tetapi juga menjadi sarana membangun kompetisi yang sehat, menjunjung sportivitas, serta mempererat kebersamaan dan soliditas antarpersonel TNI-Polri,” ujarnya di Depok, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, semangat kompetisi dan karakter personel Brimob juga tercermin melalui prestasi yang ditorehkan dalam berbagai bidang, termasuk olahraga.
“Disiplin dan semangat juang kembali bergema di Lapangan Hanyaken Musuh, Markas Satuan Brimob Polri. Karakter dan mental juara anggota Brimob tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Brimob bukan hanya kuat di medan tugas, tetapi juga unggul dalam segala bidang. Mari kita jaga semangat ini, tetap disiplin, dan terus profesional,” tuturnya.
Kejuaraan Panglima TNI Cup 2026 turut mempertandingkan sejumlah materi perlombaan, meliputi IPSC Level II, Non-IPSC, Eksekutif 20 Meter, Falling Plate, Senapan 100 dan 300 Meter Tiga Sikap Plat Baja, Senapan 600 Meter Prone, serta Air Rifle.
Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan, menguji ketepatan, sekaligus menjunjung tinggi sportivitas dalam olahraga menembak.
Keberhasilan Kombes Pol. Rantau Isnur Eka dalam ajang tersebut menjadi bagian dari kontribusi personel Korps Brimob Polri dalam mengembangkan kemampuan olahraga menembak sekaligus membawa nama baik institusi melalui prestasi di tingkat kompetisi nasional.
Melalui pencapaian tersebut, semangat “Brimob Untuk Nusa dan Bangsa” terus diwujudkan, sejalan dengan komitmen Korps Brimob Polri untuk membangun sumber daya manusia yang profesional, berkemampuan, disiplin, dan berprestasi.













