REJANG LEBONG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi atas progres pembangunan Jembatan Air Duku di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, yang dinilai melampaui target dan menunjukkan transparansi dalam pelaksanaan proyek.
Kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim KPK di sejumlah titik proyek pembangunan di Kabupaten Rejang Lebong mendapat tanggapan positif. Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah pembangunan Jembatan Air Duku, yang progresnya dinilai sangat baik.
Kepala Satuan Tugas 1.2 Direktorat Supervisi KPK, Juharidin, mengingatkan agar seluruh proyek di Rejang Lebong dijalankan secara transparan dan tanpa kecurangan.
“Kami ingatkan agar semua proyek di Rejang Lebong jangan ada permainan, baik pada data maupun fisik. Kalau ada, pasti akan ketahuan dan terungkap,” tegasnya.
Menurut Juharidin, pembangunan Jembatan Air Duku patut diapresiasi karena telah melampaui target pengerjaan.
“Pekerjaannya bagus, ini baru mantap,” ujarnya sambil mengacungkan jempol.
Sementara itu, Ghozali, Kepala Bidang rehabilitasi dan konstruksi BPBD yang menangani pembangunan tersebut, mengungkapkan bahwa proyek jembatan ini memang dikejar waktu agar segera rampung dan bisa digunakan masyarakat.
“Alhamdulillah, dengan adanya pemeriksaan dari KPK, pekerjaan bisa dilihat langsung di lapangan, bukan hanya dari laporan di atas kertas. Saat ini progres sudah mencapai 90 persen, tinggal penyelesaian akhir,” kata Ghozali.
Salah satu warga setempat, Wiyono, mengaku senang dengan hampir rampungnya pembangunan jembatan tersebut. “Kami senang sekali, sebentar lagi bisa menggunakan jembatan ini. Sangat membantu aktivitas warga,” ujarnya penuh harap.
Pembangunan Jembatan Air Duku diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan perekonomian lokal di wilayah Rejang Lebong.
Reporter : Ismail. Editor: Hasan.













