BENGKULU- Aktivitas Rumah Produksi Minyak Goreng Sawit Bumi Merah Putih (BMP) di Kelurahan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, mendadak berhenti total. Gedung pabrik disegel dan dipasangi garis polisi pada Jumat malam (1/5/2026). Tak ada penjelasan, tak ada aktivitas, pabrik itu seketika bisu.
Pantauan sekitar pukul 23.00 WIB menunjukkan seluruh akses tertutup rapat. Garis polisi melintang di sejumlah titik. Area produksi yang biasanya sibuk, kini gelap dan kosong.
Pihak Polda Bengkulu belum memberi kepastian. Kabid Humas, Ichsan Nur, mengaku belum mendapat informasi detail soal penyegelan tersebut. “Nanti saya cek dulu,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, Direktur BMP, Riswan, memilih irit bicara. Saat dikonfirmasi, ia hanya menjawab singkat: “Wait.”
Hingga berita ini diturunkan, tak satu pun pihak menjelaskan siapa yang memasang garis polisi dan apa alasan penyegelan. Yang tersisa hanya tanda tanya, dan sebuah pabrik yang mendadak lumpuh tanpa keterangan.













