LEBONG- Persaingan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Lebong mulai memanas. Sembilan PNS dan empat kepala desa petahana siap masuk gelanggang perebutan kursi kepala desa di tengah kontestasi yang berlangsung serentak di 78 desa.
Dari total 93 desa di Kabupaten Lebong, sebanyak 78 desa dipastikan mengikuti Pilkades Serentak 2026. Kehadiran PNS dan kepala desa petahana menambah warna persaingan, sekaligus membuat tahapan pemilihan semakin menjadi perhatian masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, Syarifudin, mengatakan sembilan PNS telah mengajukan izin untuk mengikuti Pilkades. Sementara itu, empat kepala desa definitif mengajukan cuti untuk kembali mengikuti kontestasi di desanya masing-masing.
Seluruh pengajuan tersebut, kata Syarifudin, telah mendapat persetujuan Bupati Lebong H. Azhari, SH, MH.
“Persetujuan untuk PNS dan kades definitif ini menjadi bukti bahwa Bupati bersikap netral dan mendukung seluruh kandidat. Tidak ada keberpihakan, apalagi permainan kotor dalam proses Pilkades,” ujar Syarifudin.
Menurutnya, persetujuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kandidat yang berasal dari unsur PNS maupun kepala desa petahana dapat mengikuti tahapan Pilkades sesuai ketentuan.
Syarifudin juga menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya memenangkan Pilkades akan memiliki posisi yang sama dalam menjalankan pemerintahan desa. Pemerintah daerah, kata dia, akan tetap memberikan ruang bagi seluruh kepala desa terpilih untuk membangun wilayahnya.













