Dengan sistem gugur, setiap pertandingan menjadi laga hidup-mati bagi peserta. Satu kekalahan cukup untuk mengakhiri langkah menuju gelar juara.
Wibowo berharap seluruh peserta mengedepankan sportivitas. Menurutnya, turnamen ini bukan semata-mata perebutan gelar, tetapi juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan sinergi antara media dengan berbagai lembaga di Bengkulu.













