BENGKULU– Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi meluncurkan Gerakan Pangan Religius di Masjid Raya Baitul Izzah, Kota Bengkulu, Jumat (3/10). Program yang dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu Mian bersama Penjabat Sekretaris Daerah Herwan Antoni ini menyasar pelajar SMA/SMK dengan menyediakan beras murah melalui rumah ibadah.
Wagub Mian menegaskan, program ini merupakan gagasan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang mendapat dukungan penuh dari jajaran pemerintah provinsi.
“Ini merupakan terobosan Pak Gubernur. Saya sebagai Wakil Gubernur, bersama Pak Sekda dan seluruh jajaran, siap mendukung penuh. Bahkan forum TJSP juga kita libatkan agar program ini tidak hanya berlangsung di masjid, tetapi juga di rumah ibadah lainnya,” ujar Mian.
Program yang menggandeng Baznas Provinsi Bengkulu, FKUB, serta instansi pendidikan ini memungkinkan pelajar membeli 5 kilogram beras senilai Rp70 ribu dengan harga hanya Rp20 ribu. Mian menyebut, program tersebut akan diperluas secara masif ke seluruh kabupaten/kota di Bengkulu.
“Program ini akan kita jalankan secara massif, menyentuh seluruh rumah ibadah di kabupaten dan kota,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu. Plt Kepala Dinas Kominfotik, Mif Tarul Ilmi, menilai program ini sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial-keagamaan.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Bengkulu sekaligus pengurus Masjid Raya Baitul Izzah, Yul Kamra, menyampaikan, sasaran utama program ini adalah pelajar agar terbiasa mendatangi masjid. “Kegiatan ini akan rutin dilaksanakan tiap Jumat, dan selanjutnya juga di rumah ibadah di kabupaten,” jelasnya.
Yul Kamra turut mengajak donatur dan dermawan mendukung keberlanjutan program ini. “Kami mengajak para dermawan untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” pungkasnya.
Reporter : Hasan.













