Alaku
Alaku

Julianto Budhi Resmi Jabat Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu Gantikan Yuniarto

BENGKULU— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lapas dari Yuniarto kepada Julianto Budhi Prasetyo. Acara ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan upaya penyegaran birokrasi di lingkungan Pemasyarakatan.

Acara Sertijab berlangsung di Lapas Kelas IIA Bengkulu pada Senin, (6/10/2025), dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal lainnya. serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Haposan Silalahi.

Pejabat lama, Yuniarto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya. Ia menyebut bahwa Sertijab ini merupakan momentum untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian.

“Semoga segala amal bakti dan pengabdian Bapak (Yuniarto) menjadi ladang pahala dan membawa kesuksesan di tempat tugas yang baru,” ujar Yuniarto seraya mengajak seluruh jajaran memberikan dukungan penuh kepada pimpinan yang baru.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu yang baru, Julianto Budhi Prasetyo, menyatakan siap melanjutkan program unggulan yang telah berjalan. Ia mengajak seluruh jajaran meningkatkan kebersamaan, loyalitas, dan profesionalitas dalam bekerja.

“Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan lembaga pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mengedepankan pembinaan bagi warga binaan, agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik dan produktif,” tegas Julianto.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu, Haposan Silalahi, menyampaikan bahwa pergantian pimpinan adalah sarana penyegaran dalam rangka peningkatan kinerja.

Haposan berpesan kepada pejabat baru untuk terus membangun sinergi dengan seluruh pegawai dan menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum serta stakeholder terkait. Ia juga menekankan agar seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Bengkulu menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan akuntabilitas.

“Jadikan lembaga pemasyarakatan bukan hanya sebagai tempat menjalani pidana, tetapi juga sebagai tempat pembinaan dan perubahan perilaku,” tutup Haposan.

Editor : Hasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *