BENGKULU – Provinsi Bengkulu mencatat kinerja positif dalam pengendalian inflasi. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkuluhttp://Perwakila Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu dinobatkan sebagai daerah dengan pengendalian inflasi terbaik kedua secara nasional. Capaian tersebut ditopang oleh strategi komunikasi kebijakan yang efektif serta penguatan sistem transaksi digital.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu, menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tidak terlepas dari komunikasi yang terukur dan konsisten antara pemerintah daerah, otoritas moneter, dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik mampu meredam kepanikan publik, khususnya perilaku panic buying yang kerap memicu lonjakan harga di pasar.
“Ketika informasi disampaikan secara jelas dan berkesinambungan, masyarakat tidak mudah terprovokasi. Dengan demikian, stabilitas harga dapat terjaga,” ujar Wahyu saat kegiatan Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia dan Outlook Perekonomian Terkini bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu, Senin (26/1/2026), di salah satu rumah makan di Kota Bengkulu.
Selain aspek komunikasi, BI Bengkulu juga mendorong optimalisasi sistem pembayaran digital melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Digitalisasi transaksi dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena setiap transaksi tercatat secara transparan dan masuk langsung ke rekening kas daerah.
Di sisi lain, BI turut menyoroti target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Target tersebut dinilai krusial untuk mendorong Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).
“Indonesia saat ini masih berada dalam kategori negara berpendapatan menengah. Untuk naik kelas, pertumbuhan ekonomi harus didorong secara konsisten dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam konteks tersebut, investasi menjadi salah satu faktor kunci. Arus investasi yang kuat diyakini mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat struktur ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
BI Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas inflasi, mempercepat digitalisasi ekonomi, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif di Provinsi Bengkulu.http:
Editor: Hasan













