BENGKULU- KPK kembali menggebrak Bengkulu. Jumat (7/8/2026) petang, penyidik antirasuah menggeledah kediaman Sekretaris DPRD Kota Bengkulu, Sofyan Tosoni, di Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban.
Selama tiga jam, penyidik bekerja tertutup. Sekitar pukul 20.00 WIB, tim KPK keluar membawa tiga koper dan sejumlah barang lainnya yang dimasukkan ke dua kendaraan.
Tak satu pun penyidik memberikan keterangan. KPK juga belum mengungkap perkara yang menjadi dasar penggeledahan maupun isi koper yang dibawa.
Penggeledahan itu berlangsung di tengah pengembangan perkara dugaan suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong. Pada hari yang sama, KPK memeriksa 10 saksi di Kantor BPKP Bengkulu. Mereka berasal dari kalangan kontraktor, pejabat pemerintah, pengurus partai politik hingga pengusaha.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan pemeriksaan para saksi. Mereka diperiksa untuk melengkapi alat bukti dalam pengembangan perkara.
Tiga koper telah dibawa pergi. Misteri apa yang diburu KPK dari rumah Sekwan DPRD Kota Bengkulu masih menunggu jawaban resmi lembaga antirasuah.













