BENGKULU– Pengusutan kasus dugaan penipuan bermodus jual beli jabatan di salah satu bank plat merah di Bengkulu memasuki babak baru. Terduga aktor utama berinisial R dikabarkan telah ditangkap aparat kepolisian di Yogyakarta pada pekan lalu.
Informasi penangkapan tersebut memicu sorotan publik karena hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status hukum maupun kronologi penangkapan yang bersangkutan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber tepercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan, pelarian R akhirnya berhasil dihentikan. Namun, kasus ini diduga tidak hanya melibatkan satu orang.
Sumber tersebut menyebut terdapat sejumlah pihak lain yang diduga ikut terlibat dalam praktik jual beli jabatan dan turut menikmati aliran dana dari transaksi ilegal tersebut. Bahkan, salah satu nama yang disebut-sebut diduga berasal dari lingkungan internal bank.
“Diduga ada beberapa pihak lain yang ikut terlibat dan menikmati aliran uang dari praktik jual beli jabatan. Salah satunya disebut berasal dari internal bank,” ujar sumber tersebut, Selasa (23/6/2026).
Untuk mengurai dugaan jaringan yang terlibat, aparat kepolisian dilaporkan terus memperdalam penyelidikan. Hingga saat ini sedikitnya delapan orang telah dimintai keterangan sebagai saksi.
Meski perkembangan kasus terus bergulir, Polda Bengkulu masih menutup rapat informasi resmi. Upaya konfirmasi kepada pihak humas kepolisian hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan.
Kasus ini diperkirakan masih akan berkembang seiring pendalaman penyidik terhadap dugaan keterlibatan pihak lain dalam skandal yang mengguncang dunia perbankan di Bengkulu tersebut.













