Alaku
Alaku

Polresta Bengkulu Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Video Lama yang Beredar Kembali

BENGKULU – Polresta Bengkulu mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan video yang kembali beredar di media sosial dan dikaitkan dengan kondisi keamanan di Kota Bengkulu saat ini. Berdasarkan hasil pengecekan, video tersebut merupakan rekaman lama yang peristiwanya telah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian pada saat kejadian.

Atas kejadian tersebut, Polresta Bengkulu telah melakukan serangkaian langkah kepolisian, mulai dari penanganan laporan, penyelidikan, pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang dianggap rawan, hingga peningkatan kegiatan patroli sebagai langkah preventif. Upaya tersebut terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Pada Sabtu, 11 Juli 2026 hingga Minggu, 12 Juli 2026, Polresta Bengkulu bersama seluruh jajaran melaksanakan patroli skala besar dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) secara serentak di berbagai titik rawan gangguan kamtibmas. Patroli tersebut melibatkan satuan fungsi dan seluruh Polsek jajaran dengan sasaran aksi geng motor, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana lainnya. Selama pelaksanaan kegiatan tersebut, tidak ditemukan adanya aksi geng motor di wilayah hukum Polresta Bengkulu.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H. menegaskan bahwa informasi yang beredar harus dipastikan kebenarannya sebelum dipercaya ataupun dibagikan kepada masyarakat. Menurutnya, mengunggah kembali video lama tanpa memberikan konteks yang benar dapat menimbulkan persepsi keliru, memicu keresahan, dan menciptakan sensasi yang tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *