BENGKULU- Tujuh murid SDN 59 Jalan Bukit Barisan, Kelurahan Kebun Tebeng, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu untuk mendapatkan penanganan medis.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah siswa mulai mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan MBG. Gejala yang dirasakan antara lain mual, muntah, dan pusing.
Salah seorang wali murid membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan, anaknya yang duduk di kelas IV mengalami mual dan muntah serta pusing setelah mengonsumsi makanan MBG.
“Setelah makan MBG, anak saya mual, muntah, dan pusing. Kemudian dibawa ke rumah sakit,” ujar wali murid tersebut.
Peristiwa ini sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa. Dugaan keracunan tersebut kini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan makanan yang dikonsumsi para pelajar dalam program MBG.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah, RSHD Kota Bengkulu maupun Dinas Kesehatan Kota Bengkulu mengenai kondisi ketujuh siswa maupun penyebab pasti keluhan yang mereka alami.
Belum dapat dipastikan apakah seluruh keluhan tersebut berkaitan langsung dengan makanan MBG. Kepastian mengenai penyebabnya masih menunggu pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.













