BENGKULU- Persaingan ketat mewarnai seleksi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLSIN) tingkat Provinsi Bengkulu 2026. Sebanyak 151 siswa dari 10 kabupaten/kota turun bersaing memperebutkan tiket menjadi wakil Bengkulu di tingkat nasional.
Seleksi yang digelar secara daring, Minggu (6/9/2026), menjadi penentu lahirnya siswa terbaik yang akan membawa nama Provinsi Bengkulu dalam ajang FLSIN Nasional 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu Zulhendri melalui Kepala Bidang SMA, Syukur, menegaskan FLSIN bukan sekadar perlombaan. Ajang ini menjadi ruang untuk menguji sekaligus mengembangkan bakat, kreativitas, minat, dan kemampuan siswa di bidang seni dan sastra.
“Peserta yang mengikuti FLSIN tingkat provinsi ini berasal dari 10 kabupaten/kota dengan jumlah keseluruhan 151 siswa. Mereka akan mengikuti proses seleksi untuk mendapatkan peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Bengkulu di tingkat nasional,” ujar Syukur.
Menurut Syukur, proses seleksi dilakukan secara tertib dan terstandar untuk memastikan peserta yang lolos benar-benar memiliki kemampuan serta daya saing di tingkat nasional.
Ia menilai pengembangan talenta di bidang seni dan budaya memiliki posisi penting dalam membentuk sumber daya manusia berkualitas. Prestasi siswa, kata dia, tidak hanya ditentukan kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas dan bakat di bidang seni serta sastra.
Syukur meminta seluruh peserta tampil maksimal dan menjunjung sportivitas. Hasil akhir sepenuhnya menjadi kewenangan dewan juri.













