Alaku
Alaku

BEM PTNU Se-Nusantara Apresiasi Respons Kapolri, Dukung Evaluasi Internal Polri

JAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang merespons persoalan penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qu’ran (HQ) di Sukoharjo dengan mencopot AKBP Andika Dharma Sena dari jabatan Kapolres Sukoharjo. Langkah tersebut dinilai menunjukkan keterbukaan Polri dalam menerima aspirasi sekaligus melakukan evaluasi terhadap internal institusi.

Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, menilai respons Kapolri terhadap kritik dan keluhan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong reformasi kepolisian. Menurutnya, masukan publik perlu ditempatkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat akuntabilitas, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Ia menyampaikan apresiasi atas keputusan Kapolri yang menindaklanjuti persoalan tersebut melalui pemeriksaan dan evaluasi terhadap AKBP Andika Dharma Sena, termasuk mutasi jabatan ke Mabes Polri untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Rifqi, langkah tersebut mencerminkan pentingnya evaluasi terhadap pejabat maupun personel kepolisian guna memastikan setiap tindakan penegakan hukum berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengapresiasi sikap responsif dan keterbukaan Kapolri dalam menerima kritik, saran, dan keluhan masyarakat. Bagi kami, keterbukaan terhadap aspirasi publik merupakan bentuk tanggung jawab institusi sekaligus langkah penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ungkapnya, Senin (2/11/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *