REJANG LEBONG– Para pejabat di Kabupaten Rejang Lebong kini menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yatim, yatim piatu, dan dari keluarga tidak mampu sebagai bagian dari program kemanusiaan yang terus berkembang. Mulai dari bupati hingga kepala seksi (kasi), semuanya terlibat dalam program yang sudah menjangkau lebih dari 1.230 anak.
Setiap anak asuh menerima santunan berupa uang saku sebesar Rp100 ribu per bulan. “Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda masing-masing memiliki 10 anak asuh. Asisten 5 orang, camat 3, kepala dinas 3, kepala sekolah 2, dan kasi 1 anak asuh,” ungkap Oriza, staf Kesra Kabupaten Rejang Lebong.

Pranoto Najib, Asisten I Setda Rejang Lebong, menyampaikan bahwa dirinya saat ini juga sudah memiliki 4 anak asuh. “Tiga anak yatim perempuan dan satu anak yatim piatu. Sejak bulan lalu saya berikan santunan masing-masing Rp100 ribu,” ujarnya singkat.
Program anak asuh ini juga mendapat dukungan dari Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rejang Lebong yang turut serta menjadi orang tua asuh, menandakan besarnya komitmen bersama dalam mendukung anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk tetap mengenyam pendidikan.
Salah satu penerima manfaat, Edi, warga Desa Tasikmalaya Kecamatan Curup Utara, mengaku sangat bersyukur. “Saya berterima kasih sudah punya ibu asuh, Bu Oriza. Bantuan ini sangat membantu saya melanjutkan sekolah. Semoga program ini bisa terus berlanjut sampai kuliah,” ujarnya penuh haru.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial pejabat daerah bisa memberi dampak langsung terhadap masa depan generasi muda, terutama mereka yang berada dalam kondisi kehidupan sulit.
Pewarta: Ismail. Editor: Hasan.













