Peningkatan angka partisipasi ini disyukuri oleh Kapolda Riau sebagai indikator meningkatnya kesadaran warga dalam menjaga kesehatan secara berkala. Secara khusus, ia menyoroti peta kerawanan penyakit di Provinsi Riau yang didominasi oleh kasus hipertensi dan diabetes.
Guna mencegah komplikasi fatal akibat kedua penyakit tersebut sejak dini, Kapolda Riau menginstruksikan jajarannya untuk tidak berhenti di momen seremonial ini saja.
“Saya meminta agar terus dilakukan kolaborasi dan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan serta seluruh pihak terkait untuk memperluas akses dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan screening kesehatan berkala,” tegasnya.
Kapolda Riau menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang menyukseskan acara, khususnya 15 rumah sakit mitra, jajaran tenaga medis, tenaga kesehatan, serta para relawan.
Diharapkan, bakti kesehatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026 ini tidak hanya memberikan manfaat kebugaran fisik yang nyata, tetapi juga semakin merekatkan ikatan emosional inklusif antara Polri dan masyarakat demi mewujudkan Riau yang sehat, aman, dan sejahtera.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*













