Alaku
Alaku

Baru Sebulan, Jalan Nasional di Air Meles Atas Rusak Lagi: Diduga Gunakan Aspal Tidak Standar


Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/u687864582/domains/nusatara.id/public_html/wp-content/themes/wpberita/template-parts/content-single.php on line 98

REJANG LEBONG– Proyek tambal sulam jalan nasional di Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, menuai sorotan tajam. Belum genap satu bulan setelah pengerjaan, beberapa ruas jalan sudah mengalami kerusakan. Lapisan aspal terlihat mengelupas, bahkan di sejumlah titik kembali berlubang.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan masyarakat dan pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut. Mereka menduga proyek dikerjakan asal-asalan dan menggunakan material yang tidak sesuai standar.
Dugaan pun mengarah pada penggunaan aspal ilegal. Aspal yang digunakan dalam proyek diduga bukan berasal dari pabrik resmi Asphalt Mixing Plant (AMP), melainkan merupakan aspal drum yang diproduksi secara manual oleh pelaksana proyek. Hal ini menyalahi spesifikasi teknis dan patut diduga sebagai bagian dari praktik penyimpangan anggaran.

Untuk mengonfirmasi hal tersebut, media nusantara.com mencoba menghubungi pelaksana proyek, Jumadi, yang berdomisili di Kabupaten Rejang Lebong. Namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi gagal. Bahkan, nomor WhatsApp yang digunakan untuk menghubungi pihak pelaksana diblokir oleh yang bersangkutan.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan dan Inspektorat, segera turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran dalam proyek ini. Pasalnya, selain berpotensi merugikan keuangan negara, proyek semacam ini juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Reporter: Ismail. Editor: Hasan