Alaku
Alaku

Gubernur Bengkulu Dorong Efisiensi dan Peran Bank Bengkulu dalam Pembangunan Daerah 

Bengkulu– Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan Bank Bengkulu sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD). Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan jajaran direksi Bank Bengkulu di ruang kerjanya pada Kamis pagi (6/3).

Dalam arahannya, Helmi menyoroti kebijakan internal bank, termasuk tradisi pemberian uang kepada karyawan yang berulang tahun, yang dinilai bertentangan dengan prinsip efisiensi.

“Efisiensi adalah keharusan, sesuai arahan presiden. Saya juga mendapat laporan bahwa ada tradisi pemberian uang kepada karyawan yang ulang tahun. Saya sudah menegaskan kepada direksi dan komisaris bahwa praktik seperti ini harus dihentikan,” ujar Helmi.

Selain efisiensi, Helmi juga mengajak Bank Bengkulu untuk berperan lebih aktif dalam mendorong swasembada daerah, tidak hanya berfokus pada layanan bagi birokrat dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Bank Bengkulu harus berkontribusi lebih luas. Kita akan mendukung sektor swasembada, seperti peternakan, produksi minyak goreng merah putih, hingga sabun berbahan dasar kopi,” tambahnya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Komisaris Utama Bank Bengkulu, Ridwan Nurazi, Komisaris Independen Irjen Pol (Purn) Supratman, Direktur Utama Beni Harjono, serta jajaran direksi lainnya. Selain membahas efisiensi dan pengembangan peran bank, agenda pertemuan juga mencakup persiapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2024.

“Hari ini kami bersilaturahmi dengan gubernur dan menerima berbagai masukan serta arahan strategis. Kami juga membahas agenda pelaksanaan RUPS Tahun Buku 2024,” ujar Ridwan Nurazi.

Ridwan Nurazi menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kesempatan untuk menerima arahan dari gubernur.

“Hari ini kami bersilaturahmi dengan gubernur dan menerima berbagai masukan serta arahan. Kami juga menyampaikan agenda pelaksanaan RUPS Tahun Buku 2024,” jelas Ridwan.(Uj)