ENDE, NUSA TENGGARA TIMUR — Di tengah aktivitas warga yang masih bertahan di pengungsian pascagempa bumi, kebutuhan pelayanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama di Posko Ende.
Untuk memberikan pelayanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Keslap Posko Ende menghadirkan layanan khusus berupa Poli Anak dan Poli Gigi.
Kasidokkes Polres Ende, dr. Marieta Stefany Elim, mengatakan pembentukan kedua poli tersebut merupakan inisiatif setelah petugas menemukan sejumlah warga yang datang dengan keluhan kesehatan yang serupa.
“Pembentukan Poli Anak dan Poli Gigi ini merupakan bentuk respons kami terhadap keluhan kesehatan yang disampaikan warga. Dengan adanya poli khusus, pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien,” ujar dr. Marieta Stefany Elim dalam keterangannya, Rabu (26/08/2026).
Menurut dr. Stefany, salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi kesehatan anak-anak di lokasi pengungsian. Anak-anak membutuhkan penanganan yang lebih khusus karena kondisi kesehatan mereka berbeda dengan orang dewasa.
“Anak-anak membutuhkan perhatian dan penanganan yang lebih khusus. Karena itu, kami menghadirkan Poli Anak agar pemeriksaan dan pelayanan kesehatan bagi anak-anak dapat dilakukan secara lebih optimal,” jelasnya.
Sementara itu, Poli Gigi disiapkan untuk memberikan pelayanan kepada warga yang mengalami berbagai keluhan terkait kesehatan gigi dan mulut selama berada di pengungsian.
Kehadiran kedua layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Keslap Posko Ende untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan meskipun berada dalam situasi pascabencana.













