BENGKULU- Manajemen pabrik minyak goreng BMP di Kelurahan Sawah Lebar angkat bicara terkait isu penyegelan yang beredar di tengah masyarakat. Pihak perusahaan menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat persoalan mendasar dalam operasional. Aktivitas produksi dan distribusi dipastikan tetap berjalan normal sebagaimana mestinya.
Perwakilan manajemen BMP, Riswan, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi terkait alasan maupun dasar tindakan penyegelan yang disebut-sebut terjadi. Karena itu, perusahaan meminta kejelasan dari pihak berwenang guna mencegah kesalahpahaman publik.
Sebagai pemilik usaha, BMP memastikan seluruh kegiatan operasional telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk aspek perizinan yang disebut telah lengkap. Jika terdapat kendala di satu lokasi, hal tersebut tidak memengaruhi aktivitas di titik lainnya yang tetap berjalan normal dan produktif.
“Meskipun yang di Sawah Lebar dipasangi garis polisi, tidak memengaruhi produksi karena lokasi pengemasan BMP ada di beberapa titik. Untuk izin, tidak ada masalah karena sudah dilengkapi semua,” ujar Riswan saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Sabtu (2/5/2026).
Manajemen berharap adanya komunikasi dan klarifikasi resmi dari pihak terkait agar informasi yang berkembang tidak simpang siur, sekaligus menjaga kondusivitas iklim usaha serta kelancaran distribusi kebutuhan pokok di masyarakat.













