Alaku
Alaku

KONI Bengkulu Jawab Isu dengan Prestasi

Dali menegaskan, atlet yang masuk dalam program pembinaan tidak dipilih secara sembarangan. KONI melakukan penilaian berdasarkan rekam jejak, pengalaman bertanding, keikutsertaan dalam kejuaraan, serta prestasi yang telah diraih.

“Bengkulu tidak kekurangan atlet bagus, tetapi selama ini kurang mendapatkan pembinaan yang benar-benar terprogram,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembinaan jangka panjang menjadi fondasi untuk menghadapi PON 2028. Atlet yang telah masuk program akan dipantau secara berkala, sementara program latihan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan masing-masing cabang olahraga.

“Bukan saya membanding-bandingkan, baru di KONI sekarang inilah ada Program Pembinaan Atlet untuk persiapan PON dua tahun yang akan datang. KONI Provinsi Bengkulu sudah memberikan pembinaan kepada atlet dan pelatih yang setiap hari dilatih dan dimonitoring,” kata Dali.

Target Lima Medali Emas
KONI Bengkulu menargetkan lima medali emas dan posisi 25 besar pada PON XXI 2028. Sebanyak 17 cabang olahraga ditetapkan sebagai cabang unggulan berdasarkan rekam jejak keikutsertaan dan perolehan medali pada PON sebelumnya.

Dali menegaskan, penetapan 17 cabang unggulan bukan berarti cabang olahraga lainnya tidak memiliki peluang meraih medali. Seluruh atlet tetap memiliki kesempatan menunjukkan prestasi melalui pembinaan dan kompetisi.

“Target kita lima medali emas, masuk 25 besar. Kemarin kita juru kunci, jangan sampai terulang lagi. InsyaAllah di PON nanti, dengan adanya pembinaan jangka panjang seperti ini, Bengkulu bisa meraih lima medali emas,” tegasnya.

Penulis: Hasan/ RlsEditor: Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *