Penghargaan tersebut diberikan atas partisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026.
Sejumlah pimpinan kementerian, lembaga dan mitra strategis hadir secara langsung maupun diwakili dalam penerimaan penghargaan, di antaranya Ketua Komisi III DPR RI, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, pimpinan BUMN sektor transportasi dan asuransi, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
Selain pemberian penghargaan, Korlantas Polri turut memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan lalu lintas berbasis digital sebagai bagian transformasi pelayanan publik dan implementasi reformasi Polri, di antaranya SIM Digital yang terintegrasi dengan layanan administrasi kendaraan, serta ETLE Drone Mobile yang dilengkapi teknologi Face Recognition.
Transformasi digital tersebut diperkuat melalui pengembangan SIGNAL (Samsat Digital Nasional), ETLE, SIM Digital, integrasi CCTV, hingga sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Wakapolri menegaskan transformasi pelayanan lalu lintas harus terus diperkuat seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan kompleksitas pengelolaan lalu lintas nasional.
“Digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem, tetapi upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel dan mudah diakses masyarakat,” kata Wakapolri.
Menurutnya, keberhasilan teknologi tetap harus diiringi penguatan kualitas SDM dan integritas personel.













