BENGKULU — Politikus nasional Rio Patrice Capella menegaskan pentingnya pendekatan serius dan terencana dalam mengelola potensi daerah, khususnya Provinsi Bengkulu. Hal ini ia sampaikan kepada wartawan pada Senin (23/6/2025) di Bengkulu.
Rio yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Hanura menyoroti berbagai persoalan daerah seperti kemiskinan, infrastruktur, pelayanan kesehatan, serta pengelolaan objek wisata. “Kita berhentilah mengerjakan yang tidak penting. Rakyat ini menunggu hasil kerja kita yang bisa dirasakan langsung,” tegasnya.
Menurut alumni Universitas Brawijaya ini, masalah kemiskinan di Bengkulu stagnan. Ia mempertanyakan strategi Pemerintah Provinsi dalam mengatasi hal tersebut. Di sisi lain, Rio menilai Gubernur Helmi Hasan telah memiliki program pembangunan infrastruktur misalnya jalan provinsi sepanjang 500 km, dengan target perbaikan 100 km per tahun.
Rio juga menyoroti tata kelola Pantai Panjang sebagai ikon wisata Bengkulu, yang menurutnya masih minim perhatian dalam hal pencahayaan dan kebersihan. Ia menyarankan agar RSUD M. Yunus ditata seperti rumah sakit modern agar pelayanan kepada masyarakat meningkat.
Soal Pelabuhan Pulau Baai, Rio mengkritik pendangkalan yang terus terjadi akibat kurangnya panjang breakwater. Ia menilai urgensi pelabuhan bukan pada pasokan BBM, melainkan strategi pertahanan dan keamanan.
Sebagai politisi yang pernah menjadi anggota DPRD Bengkulu, Ketua KNPI, serta Sekjen Partai NasDem, Rio menyatakan komitmennya membesarkan Partai Hanura dan menargetkan lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2029.
Pewarta & Editor: Hasan













