Alaku
Alaku

Sultan Ajak Dunia Redam Emosi, Utamakan Perdamaian

JAKARTA- Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B. Najamudin, menyerukan seluruh pihak untuk meredam emosi di tengah meningkatnya eskalasi perang yang dinilai mengganggu stabilitas dunia, khususnya di kalangan negara-negara Muslim pada bulan suci Ramadan.

Dalam keterangan resminya, Rabu (17/3/2026), Sultan menegaskan bahwa konflik yang terus memanas berpotensi merusak persatuan umat Islam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan mengedepankan perdamaian.

“Semua pihak diminta menahan diri demi menjaga persatuan umat Islam menjelang Idul Fitri. Momentum ini adalah simbol kembalinya umat ke fitrah,” tegasnya.

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, lanjut Sultan, Indonesia sangat prihatin terhadap konflik yang berdampak pada stabilitas regional. Ia mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk segera menghentikan permusuhan tanpa syarat.

Selain itu, Ketua Dewan Pembina Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) tersebut juga mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial, terutama terkait isu perang yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital dan kecerdasan buatan (AI) rentan memicu disinformasi yang justru memperkeruh situasi.

“Saya mengapresiasi sikap negara-negara Muslim yang tidak memperkeruh keadaan dengan tidak melakukan serangan balasan,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Sultan mengajak masyarakat Indonesia dan negara-negara Muslim untuk tetap fokus beribadah serta menyambut Idul Fitri dengan penuh kedamaian, tanpa terpengaruh konflik global yang dapat memecah persatuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *