Ganda putra Tio Hutauruk/Fernando Sanger membuka kemenangan Indonesia dengan menundukkan pasangan Nepal 5-0. Poin berikutnya disumbangkan Bagus Pradewa yang menang 4-0 pada nomor tunggal putra.
Pada pertandingan kedua, Indonesia menghadapi Korea Selatan. Dalam pertandingan ketat tersebut, Indonesia kalah tipis 1-2. Namun, pasangan Tio Hutauruk/Fernando Sanger berhasil mengamankan satu kemenangan dengan skor 3-2. Hasil itu membawa Indonesia melaju ke perempat final sebagai runner-up Grup B.
Di babak perempat final yang berlangsung pada hari yang sama, Indonesia tampil meyakinkan dengan menyingkirkan India 2-0. Tio Hutauruk/Fernando Sanger kembali menyumbangkan kemenangan setelah mengalahkan pasangan India dengan skor 5-2. Kemenangan kemudian dikunci Bagus Angga Boedy Pradewa pada nomor tunggal putra.
Perjuangan Indonesia berlanjut ke semifinal pada Minggu (20/9). Menghadapi tuan rumah Jepang, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2. Hasil tersebut memastikan Tim Beregu Putra Soft Tennis Indonesia membawa pulang medali perunggu.
“Perjalanan tim sangat luar biasa. Saya mendampingi langsung perjuangan para atlet dari awal pertandingan hingga semifinal. Mereka menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kekompakan yang luar biasa. Medali ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak,” ujar Irjen Pol. Awal.
Terima Kasih atas Dukungan Penuh Polri
Irjen Pol. Awal juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) yang turut mendukung kontingen Soft Tennis Indonesia dalam persiapan hingga bertanding di Asian Games Nagoya 2026.













