“Terima kasih atas dukungan penuh Polri melalui Komite Olahraga Polri. Dukungan ini menjadi kekuatan dan motivasi bagi para atlet dalam menjalani persiapan hingga bertanding di Asian Games. Raihan medali ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat juang seluruh atlet serta tim pelatih,” ujarnya.
Komite Olahraga Polri menjadi bagian dari upaya Polri dalam membina dan mengembangkan potensi personel di bidang olahraga, termasuk memberikan dukungan kepada personel yang berprestasi dan memperkuat kontingen Indonesia dalam kompetisi nasional maupun internasional.
Wakapolri mengapresiasi kontribusi personel Polri yang turut menjadi bagian dari perjuangan Tim Soft Tennis Indonesia di Nagoya.
“Ketika personel Polri tampil membawa nama Indonesia, mereka juga membawa semangat pengabdian dan kebanggaan institusi. Polri akan terus memberikan dukungan kepada personel yang berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa melalui olahraga,” tegas Wakapolri.
Perjuangan Berlanjut di Nomor Perorangan
Setelah nomor beregu selesai, perjuangan Soft Tennis Indonesia belum berakhir. Para atlet akan kembali bertanding pada nomor tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran.
Wakapolri meminta para atlet menjadikan capaian medali beregu sebagai modal untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
“Perjuangan belum selesai. Jadikan pencapaian beregu ini sebagai modal kepercayaan diri yang besar. Fokus, berjuang tanpa lelah, dan dulang terus emas sebanyak-banyaknya di nomor perorangan di Nagoya tahun ini demi kehormatan bendera Merah Putih,” kata Wakapolri.













