Alaku
Alaku
Lebong  

Lebong Tawarkan 150 Hektar untuk Industri Kopi Arabika

Dr. H. Syarifudin, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, (Foto : Dok 7/7/2026)

LEBONG- Pemerintah Kabupaten Lebong menyiapkan lahan seluas 150 hektare untuk menarik investor membangun kebun inti sekaligus kawasan industri pengolahan kopi Arabika. Langkah ini menjadi strategi mempercepat hilirisasi agar kopi tidak lagi dipasarkan sebagai bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lebong, Dr. H. Syarifudin, M.Si., menegaskan pemerintah siap memberikan kemudahan investasi, termasuk penyediaan lahan dan jaminan ketersediaan bahan baku.

“Apabila ada investor yang berminat berinvestasi di Kabupaten Lebong, pemerintah daerah siap menyediakan sekitar 150 hektare lahan untuk pembangunan kebun inti dan kawasan industri kopi,” ujar Syarifudin.

Lebong memiliki sekitar 8.100 hektare perkebunan kopi rakyat serta sekitar 1.000 hektare lahan HGU yang dikembangkan untuk komoditas kopi. Potensi tersebut diperkuat dengan kerja sama pasokan bahan baku dari Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Rejang Lebong guna memenuhi kebutuhan industri jika produksi lokal belum mencukupi.

Selain itu, dua perusahaan pemegang HGU, PT Indo Arabika dan PT Mangkurajo, juga disiapkan sebagai pemasok bahan baku bagi industri pengolahan kopi.

Didukung letak geografis di kawasan pegunungan dengan ketinggian lebih dari 1.200 meter di atas permukaan laut, Lebong dinilai memiliki keunggulan menghasilkan kopi Arabika premium yang berdaya saing tinggi di pasar nasional maupun ekspor.

Dengan dukungan lahan, pasokan bahan baku, dan komitmen pemerintah daerah, Lebong menargetkan menjadi pusat industri kopi Arabika di Bengkulu sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas, membuka lapangan kerja, dan mendongkrak kesejahteraan petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *