REJANG LEBONG- Gebyar Merah Putih di Kabupaten Rejang Lebong yang dijadwalkan mulai 1 November 2026 di Lapangan Dwi Tunggal tak hanya menghadirkan Ustaz Abdul Somad untuk memberikan siraman rohani, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah daerah menyediakan 23 tenda gratis yang seluruhnya telah terisi, sementara 35 tenda tambahan disiapkan pihak ketiga untuk menampung pedagang.
Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, mengatakan penyediaan tenda gratis merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah agar UMKM lokal dapat berpartisipasi dan memanfaatkan keramaian kegiatan untuk memasarkan produk mereka.
Menurut Bobby, seluruh 23 tenda yang disediakan panitia telah terisi penuh. Pedagang yang menggunakan fasilitas tersebut diwajibkan memakai tenda kerucut berwarna putih demi menjaga keseragaman, kerapian, dan kenyamanan kawasan acara.
Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Rikky, mengatakan keterbatasan tenda gratis membuat panitia menggandeng pihak ketiga untuk menyediakan fasilitas tambahan. Pedagang yang belum mendapatkan tenda gratis dapat menghubungi penyedia atau mendatangi Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memperoleh arahan.
Penyedia tenda tambahan, Lidia Katulistiwa, menyebut pihaknya menyiapkan 35 tenda kerucut berukuran 5 x 5 meter. Setiap tenda dapat digunakan hingga empat pelaku UMKM. Biaya sewanya Rp5 juta per tenda untuk masa kegiatan selama 20 hari, termasuk fasilitas listrik, keamanan, dan kebersihan. Pedagang hanya perlu membawa meja dan barang dagangan.













