BENGKULU– Kapal Motor (KM) Althaf yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Sabtu (24/5/2025) akhirnya ditemukan pada Selasa pagi, 27 Mei 2025, di perairan Krui, Provinsi Lampung. Kapal tersebut mengalami kerusakan mesin dan terombang-ambing di laut selama hampir tiga hari.
Informasi penemuan ini dikonfirmasi oleh salah satu Anak Buah Kapal (ABK), Fengki. Ia menyatakan bahwa kapal dalam kondisi rusak, namun seluruh penumpang dipastikan selamat. “Benar, KM Althaf saat ini berada di sekitar perairan Krui, Lampung. Kondisi seluruh penumpang selamat. Saat ini mereka menunggu proses evakuasi,” ujar Mega, perwakilan Humas Basarnas Bengkulu, Selasa pagi.
Tim gabungan dari Basarnas, TNI AL melalui Pos AL terdekat, serta dibantu oleh nelayan setempat kini sedang bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
KM Althaf diketahui berangkat dari Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, pada Sabtu sore (24/5) sekitar pukul 15.00 WIB menuju Pulau Enggano. Kapal sepanjang 18 meter dan lebar 4,5 meter itu mengangkut delapan orang yang terdiri dari satu kapten, dua ABK, dan lima penumpang.
Adapun nama-nama yang berada di atas KM Althaf antara lain Kapten Mansyur, ABK Ramli dan Fengki, serta penumpang Novi, Dani, Dodo, Nafta, dan Nagif.
Tim SAR menjelaskan bahwa posisi kapal saat ditemukan cukup jauh dari jalur pelayaran yang direncanakan. Hal ini diduga akibat kuatnya arus laut serta kerusakan mesin yang membuat kapal tak dapat bergerak secara normal.
Pihak keluarga korban bersama tim penyelamat memohon doa dari masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh penumpang dapat kembali ke daratan dengan selamat.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Informasi selanjutnya akan disampaikan setelah tim gabungan tiba di lokasi.
Pewarta & Editor: Hasan.













