Alaku
Alaku

BI Dorong UMKM Bengkulu Naik Kelas di KKI 2026

Kerupuk Turi salah satu produk UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu yang sudah cukup dikenal. (Foto : Ist 23/8/2026)

Partisipasi UMKM Bengkulu membukukan total transaksi penjualan Rp955,49 juta. Selain itu, Kopi Bukit Barisan berhasil menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan Indonesia Specialty Coffee untuk pembelian awal 500 kilogram kopi robusta Bengkulu senilai Rp35,5 juta.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat menegaskan capaian tersebut menunjukkan UMKM Bengkulu memiliki kualitas dan kapasitas untuk bersaing di tingkat korporasi.

“Capaian transaksi dan penandatanganan kontrak kemitraan menjadi bukti nyata bahwa produk kopi Bengkulu dan UMKM lainnya mampu merespons Gerakan Korporasi Gandeng UMKM,” ujar Wahyu.
Menurutnya, penguatan UMKM tidak berhenti pada peningkatan penjualan, tetapi harus diarahkan pada perluasan pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, serta integrasi ke dalam rantai nilai berskala nasional hingga global.

KKI 2026 menjadi momentum memperkuat ekosistem UMKM melalui kolaborasi pemerintah, perbankan, korporasi, dan pelaku usaha. Bank Indonesia menilai sinergi berkelanjutan menjadi kunci agar UMKM tidak sekadar bertahan, tetapi mampu tumbuh, memperluas pasar, dan menjadi penggerak ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *