REJANG LEBONG- RSUD Curup mengakselerasi penguatan layanan spesialistik sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Kebijakan ini ditegaskan Plt Direktur RSUD Curup, Asep Setia Budiman, yang memastikan seluruh rujukan pasien tetap dilayani tanpa pengecualian.
Ia menekankan, rumah sakit terus menerima rujukan dari puskesmas, klinik, hingga rumah sakit lain, khususnya untuk kasus yang membutuhkan intervensi dokter spesialis.
“Tidak ada pembatasan rujukan, terutama untuk pelayanan spesialistik,” ujar Asep, Senin (13/04/2026).
Penguatan layanan ini turut didukung tambahan fasilitas dari Kementerian Kesehatan RI, di antaranya CT Scan, Cath Lab, dan mamografi. Kehadiran alat tersebut menjadi penopang utama peningkatan layanan diagnostik di RSUD Curup.
Saat ini, alat CT Scan telah tersedia dan didukung kesiapan infrastruktur. Namun, operasionalnya masih menunggu proses perizinan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).
“Semua sudah siap, tinggal tahapan izin. Ini penting karena berkaitan dengan standar keselamatan radiasi,” tegasnya.
Asep menjelaskan, CT Scan memiliki peran krusial dalam pemeriksaan medis karena mampu menghasilkan pencitraan lebih detail dibandingkan radiologi konvensional, terutama untuk diagnosis penyakit pada organ vital seperti otak dan kepala.
Selama ini, pasien yang membutuhkan layanan tersebut harus dirujuk ke luar daerah, terutama ke Kota Bengkulu. Kondisi itu dinilai kurang efisien dan kerap memperlambat penanganan medis.
Dengan segera beroperasinya CT Scan di RSUD Curup, proses diagnosis diharapkan lebih cepat, akurat, dan mampu menekan ketergantungan rujukan ke luar daerah.
“Ini langkah konkret mempercepat layanan dan meningkatkan kualitas penanganan pasien di daerah,” tutupnya.













